Nama : laily rona afiifa
NPM : 26217912
Kelas : 1eb09
Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi
Pengertian Perusahaan
Perusahaan adalah
organisasi yang didirikan oleh seseorang atau sekelompok orang atau badan lain
yang kegiatannya melakukan produksi dan distribusi guna memenuhi kebutuhan
ekonomis manusia. Kegiatan produksi dan distribusi dilakukan dengan
menggabungkan berbagai faktor produksi, yaitu manusia, alam dan modal. Kegiatan
produksi dan distribusi umumnya dilakukan untuk memperoleh laba. Namun ada juga
kegiatan produksi yang tujuannya bukan untuk mencari laba. Seperti yayasan sosial,
keagamaan, dll. Hasil suatu produksi dapat berupa barang dan jasa.
Tempat Dan Letak Perusahaan
Letak perusahaan adalah tempat
dimana perusahaan melakukan kegiatannya sehari-hari. Sedangkan istilah Tempat
Kedudukan Perusahaan dapat diartikan sebagai tempat kantor pusat. Kedua hal ini
perlu mendapat perhatian bagi perusahaan,
sebab salah memilih suatu lokasi perusahaan, akan mengakibatkan suatu kerugian
bagi perusahaan. Saperti misalnya harus mengadakan penempatan kembali letak
perusahaan (Re-Location) dan kesulitan apabila akan mengadakan ekspansi
(perluasan perusahaan) terlebih lagi kalau
perusahaan itu bergerak di bidang bahan baku seperti gula,tapi
letak perusahaannya jauh sekali dari
bahan-bahan yang di perlukan untuk membuat gula
Selain itu tempat dan letak
perusahaan sangat berpengaruh terhadap kelansungan dan kelancaran perusahaan
tersebut. Biasanya banyak perusahaan yang membangun perusahaanya di tempat yang
strategis seperti diperkotaan ataupun di tempat yang dekat dengan sumber daya
alamnya agar transaksi atau pemasaran perusahaan tersebut mudah dan lancar.
Beberapa alasan mengapa suatu perusahaan harus
didirikan di lokasi yang strategis, diantaranya :
1. menyangkut
dengan investasi jangka panjang dengan jumlah modal yang besar, serta tingkat ketidak pastian yang
tinggi.
2. menyangkut
penentuan kendala-kendala operasionalisasi yang bersifat agak permanen seperti peraturan-peraturan pemerintah baik pusat
maupun daerah, tenaga kerja, masyarakat, dsb.
3. menyangkut
konsekuensi posisi yang kompetitif atau kelangsungan hidup perusahaan, yaitu dalam hal penentuan biaya
produksi yang minimum dan
pendistribusian produk ke pasar yang dikehendaki.
Tujuan
pemilihan lokasi perusahaan yang strategis adalah bergantung pada jenis perusahaannya. apabila perusahaan itu
bergerak pada bidang Manufaktur (pabrikan), maka akan lebih memfokuskan pada
minimasi biaya, sedangkan bagi perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa atau
non-manufaktur, seperti : toko pengecer
atau perusahaan jasa profesional, akan memfokuskan pada maksimasi pendapatan, sedangkan perusahaan yang
bergerak pada pergudangan akan lebih memfokuskan pada minimasi biaya.
Perusahaan
dan lembaga sosial
Lembaga sosial atau dikenal juga sebagai lembaga
kemasyarakatan salah satu jenis lembaga yang mengatur rangkaian tata cara dan
prosedur dalam melakukan hubungan antar manusia saat mereka menjalani kehidupan
bermasyarakat dengan tujuan mendapatkan keteraturan hidup.
Fungsi lembaga sosial adalah untuk memberikan pedoman
kepada anggota masyarakat tentang sikap dalam menghadapi masalah di masyarakat,
terutama yang menyangkut kebutuhan pokok, menjaga keutuhan dari masyarakat,
sebagai paduan masyarakat dalam mengawasi tingkah laku anggotanya.
Pengertian istilah lembaga sosial dalam bahasaInggris
adalah social institution, namun social institution juga
diterjemahkan sebagai pranata sosial.
Hal ini dikarenakan social institution merujuk pada perlakuan mengatur
perilaku para anggota masyarakat. Ada pendapat lain mengemukakan bahwa pranata
sosial merupakan sistem tata kelakukan dan hubungan yang berpusat pada
aktivitas-aktivitas untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan khusus dalam
kehidupan masyarakat. Sedangkan menurut Koentjaraningrat Lembaga sosial
merupakan satuan norma khusus yang menata serangkaian tindakan yang berpola
untuk keperluan khusus manusia dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam pendekatan ekonomi, pemisalan
terpenting dalam menganalisis kegiatan perusahaan adalah perusahaan akan
melakukan kegiatan produksinya hingga mencapai tingkat keuntungan maksimum.
Meskipun demikian memperoleh laba bukanlah satu-satunya tujuan perusahaan.
Masih ada tujuan lain seperti memberikan kesempatan kerja untuk mengurangi
pengangguran, prestise, pertimbangan politik, upaya pengabdian kepada
masyarakat dan sebagainya.
Dengan demikian, yang membedakan
perusahaan dengan lembaga sosial terletak pada penekanan/prioritas perusahaan
terhadap laba, kelangsungan hidup, dan tanggung jawab sosial. Lembaga sosial
lebih menekankan prioritasnya pada tanggung jawab sosial. Sebaliknya,
perusahaan berorientasi pada perolehan keuntungan, umumnya akan memfokuskan
kegiatannya untuk meningkatkan nilai perusahaan.
Definisi
peusahaan star-up
Pengertian startup
(start-up) dalam bisnis masih menimbulkan perdebatan dalam dunia bisnis.
Menurut kamus online cambridge.org, startup (start-up) adalah Bisnis kecil yang
baru dimulai. Sedangkan menurut business dictionary adalah tahap awal suatu
perusahaan dimana pengusaha bergerak mulai dari tahap ide usaha, pembiayaan,
meletakkan dasar struktur usaha kemudian memulai usaha.
Namun belakangan
sebagian orang mengartikan startup (start-up) adalah perusahaan yang baru
dimulai dengan memanfaatkan teknologi, khususnya teknologi internet. Belum
selesai dengan apa itu startup? muncul perdebatan lagi tentang berapa lama
perusahaan berdiri, berapa jumlah aset atau keuntungan perusahaan, berapa
jumlah karyawan dan sebagainya yang termasuk kriteria bisnis startup.
Istilah startup mulai
populer pada waktu terjadinya gelembung dot-com (dot-com buble) dimana pada waktu
itu (1998-2000) banyak perusahaan memanfaatkan internet dengan membuat website
perusahaan guna memperluas usahanya. Kehadiran internet yang mulai berkembang
dan mulai dikenal masyarakat dimanfaatkan untuk membuka bisnis berbasis
internet. Bisnis-bisnis baru yang memanfaatkan teknologi internet ini kemudian
dikenal dengan istilah startup.
Bisnis berbasis
internet pun semakin berkembang namun tidak semuanya sukses. Banyak bisnis yang
gagal dalam tempo yang singkat. Master investasi Warren Buffett mengatakan
bahwa banyak investor telah terhipnotis oleh kenaikan drastis saham bisnis
berbasis teknologi internet dan berkomentar keras terhadap dot.com (website
bisnis berbasis internet) yang menerbitkan saham lalu menutup toko online-nya
beberapa bulan kemudian. Contoh yang paling sukses memulai bisnis startup ini
adalah Google dan Yahoo.
Analisis
tentang banyaknya perusahaan star-up di indonesia
menurut saya
dengan semakin banyaknya perusahaan star-up diindonesia itu sangat
menguntungkan karena dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat dan
membantu pemerintah untuk mengatasi masalah pengagguran walaupun banyak
diantaranya yang gagal tapi tidak sedikit juga yang berhasil membangun
perusahaannya dari yang awalnya hanya perusahaan kecil-kecilan namun dapat
bertumbuh kembang menjadi perusahaan yang besar.
Dengan
kemajuan teknologi pada masa kini, banyak masyarakat yang memanfaatkan kemajuan
teknologi dengan menggunakan media internet untuk memulai usaha mereka. Startup
di Indonesia digolongkan dalam tiga kelompok yaitu Startup pencipta game,
Startup aplikasi edukasi serta Startup perdagangan seperti e-commerce dan
informasi. Menurutnya Startup game dan aplikasi edukasi punya pasar yang
potensial dan terbuka di Indonesia. Hal ini dikarenakan proses pembuatan game
dan aplikasi edukasi relatif mudah.
Di Indonesia
sekarang ini telah banyak berdiri komunitas founder-founder Startup. Seperti
Bandung Digital Valley (bandungdigitalvalley.com), Jogja Digital Valley
(jogjadigitalvalley.com), Ikitas (www.ikitas.com) Inkubator Bisnis di Semarang,
Stasion (stasion.org) wadah bagi Startup lokal kota Malang, dan masih banyak
lagi yang lainnya. Dengan adanya komunitas ini tentunya akan memudahkan para
founder untuk saling sharing, membimbing bahkan untuk menjaring investor. Para
founder dapat pula mengikuti kompetisi yang diadakan oleh beberapa perusahaan
seperti Telkom untuk menjadi investor mereka.
Hal yang paling utama untuk mendirikan Startup adalah
tim yang solid, karena dengan adanya tim yang solid bisa memunculkan ide-ide
baru yang kreatif dan inovatif. Dengan ide dan eksekusi yang tepat, tentunya
para founder tidak akan kesulitan menarik minat masyarakat maupun mencari
investor.
Sangat bermanfaat, sering" share ilu ya kak
BalasHapusterima kasih infonya, bermanfaat dan menambah ilmu
BalasHapus