Senin, 30 Oktober 2017

agrobisnis ( budidaya jamur tiram )

Nama : Laily Rona Afiifa
Kelas : 1EB09
NPM  : 26217912

BAB 1
PENDAHULUAN

Agribisnis atau agrobisnis adalah bisnis berbasis usaha pertanian atau bidang lain yang mendukungnya, baik di sektor hulu maupun di hilir. Penyebutan "hulu" dan "hilir" mengacu pada pandangan pokok bahwa agribisnis bekerja pada rantai sektor pangan (food supply chain). Agribisnis, dengan perkataan lain, adalah cara pandang ekonomi bagi usaha penyediaan pangan. Sebagai subjek akademik, agribisnis mempelajari strategi memperoleh keuntungan dengan mengelola aspek budidaya, penyediaan bahan baku, pascapanen, proses pengolahan, hingga tahap pemasaran. Dalam konteks manajemen agribisnis di dalam dunia akademik, setiap elemen dalam produksi dan distribusi pertanian dapat dijelaskan sebagai aktivitas agribisnis. Namun istilah "agribisnis" di masyarakat umum seringkali ditekankan pada ketergantungan berbagai sektor ini di dalam rantai produksi.
Istilah "agribisnis" diserap dari bahasa Inggris: agribusiness, yang merupakan lakuran dari agriculture (pertanian) dan business (bisnis). Dalam bahasa Indonesia dikenal pula varian yang baku menurut KBBI, agrobisnis.
Objek agribisnis dapat berupa tumbuhan, hewan, ataupun organisme lainnya. Kegiatan budidaya merupakan inti (core) agribisnis, meskipun suatu perusahaan agribisnis tidak harus melakukan sendiri kegiatan ini. Apabila produk budidaya (hasil panen) dimanfaatkan oleh pengelola sendiri, kegiatan ini disebut pertanian subsisten, dan merupakan kegiatan agribisnis paling primitif. Pemanfaatan sendiri dapat berarti juga menjual atau menukar untuk memenuhi keperluan sehari-hari.
Dalam perkembangan masa kini agribisnis tidak hanya mencakup kepada industri makanan saja karena pemanfaatan produk pertanian telah berkaitan erat dengan farmasi, teknologi bahan, dan penyediaan energi.
FAO memiliki bagian yang beroperasi penuh pada pengembangan agribisnis yang bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan industri pangan di negara berkembang.
indonesia sebagai negeri agraris  peluang usaha di bidang Agrobisnis ini sebenarnya sangat menjanjikan, keuntungan yang besar dan rutin dari usaha tanam menanam ini juga bisa relatif sangat mudah didapat asalkan dilakukan dalam skala yang tidak terlalu kecil alias usaha skala menengah ke atas. Selain itu usaha agrobisnis memang kelihatan mudah kan tetapi tetap dibutuhkan skill dan pengetahuan yang luas supaya tidak gagal dalam menjalankan bisnis tersebut. Usaha agrobisnis juga sangat fleksibel dan relatif lebih santai karena bisa dikerjakan di perkarangan rumah. Oleh sebab itu banyak ibu rumah tangga yang menjadikan bisnis ini menjadi tambahan penghasilan untuk membantu suami mereka dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Disini saya akan menjelaskan salah satu usaha di bidang agrobisnis tentang budidaya jamur tiram.
Rumusan masalah
1.      Tekhnik budidaya jamur tiram ?
2.      Proses pembuatan abon berbahan dasar jamur tiram ?
3.      Proses pengepakan abon jamur tiram ?
4.      Kelebihan dan kekurangan dalam berbisnis jamur tiram ?

Tujuan
            Tujuan dibuatnya artikel ini adalah untuk sharing tentang agrobisnis dan bagaimana cara budidaya jamur yang baik. Dan berbagi pengetahuan bagaimana cara memulai bisnis dari bidang agribisnis atau yang sering disebut dengan agrobisis.



BAB 2
ISI

1.      Tekhnik Budidaya Jamur Tiram
            Jamur merupakan salah satu jenis tanaman yang mudah untuk dibudidayakan untuk  anda yang ingin mencoba bisnis yang simpel, mudah dan gak mau repot. Selain itu budidaya jamur juga sangat mengutungkan dengan omset yang menggiurkan.  Jamur dapat dibudidayakan oleh siapa saya selagi ada niat dan kemauan yang sunggu sungguh serta tekad yang tidak mudah menyerah. Jamur sangat baik untuk dikonsumsi manusia karena banyak sekali kandungan vitamin di dalamnya, jamur juga sangat cocok bagi seorang vegetarian karena tektur dan rasanya yang mirip seperti daging sehingga dapat menjadi lauk pengganti daging. Berikut tekhnik budidaya jamur yang benar  :
1.      Menyiapkan kumbung atau rumah jamur adalah tempat untuk merawat baglog dan menumbuhkan jamur. Kumbung biasanya berupa sebuah bangunan, yang diisi rak-rak untuk meletakkan baglog. Bangunan tersebut harus memiliki kemampuan untuk menjaga suhu dan kelembaban.Sebelum baglog dimasukkan kedalam kumbung, sebaiknya lakukan persiapan terlebih dahulu. Berikut langkah-langkahnya:
·         Bersihkan kumbung dan rak-rak untuk menyimpan baglog dari kotoran.
·         Lakukan pengapuran dan penyemprotan dengan fungisida di bagian dalam kumbung. Diamkan selama 2 hari, sebelum baglog dimasukkan ke dalam kumbung.
·         Setelah bau obat hilang, masukkan baglog yang sudah siap untuk ditumbuhkan. Seluruh permukaannya sudah tertutupi serabut putih.

2.      Menyiapkan baglog , Baglog merupakan media tanam tempat meletakkan bibit jamur tiram. Bahan utama baglog adalah serbuk gergaji, karena jamur tiram termasuk jamur kayu. Baglog dibungkus plastik berbentuk silinder, dimana salah satu ujungnya diberi lubang. Pada lubang tersebut jamur tiram akan tumbuh menyembul keluar.

3.      Cara merawat baglogTerdapat dua cara menyusun baglog dalam rak, yakni diletakkan secara vertikal dimana lubang baglog menghadap ke atas. Dan secara horizontal, lubang baglog menghadap ke samping.

4.      Berikut cara-cara perawatan budidaya jamur tiram adalah sebagai berikut:

·         Sebelum baglog disusun, buka terlebih dahulu cincin dan kertas penutup baglog. Kemudian diamkan kurang lebih 5 hari. Bila lantai terbuat dari tanah lakukan penyiraman untuk menambah kelembaban.

·         Setelah itu, potong ujung baglog untuk memberikan ruang pertumbuhan lebih lebar. Biarkan selama 3 hari jangan dulu disiram. Penyiraman cukup pada lantai saja.

·         Lakukan penyiraman dengan sprayer. Penyiraman sebaiknya membentuk kabut, bukan tetesan-tetesan air. Semakin sempurna pengabutan semakin baik. Frekuensi penyiraman 2-3 kali sehari, tergantung suhu dan kelembaban kumbung. Jaga suhu pada kisaran 16-24oC.

5.      Panen budidaya jamur tiram bila baglog yang digunakan permukaannya telah tertutup sempurna dengan miselium, biasanya dalam 1-2 minggu sejak pembukaan tutup baglog, jamur akan tumbuh dan sudah bisa dipanen. Baglog jamur bisa dipanen 5-8 kali, bila perawatannya baik. Baglog yang memiliki bobot sekitar 1 kg akan menghasilkan jamur sebanyak 0,7-0,8 kg. Setelah itu baglog dibuang atau bisa dijadikan bahan kompos.







2.      Proses pembuatan abon berbahan dasar jamur tiram
Bahan bahannya    :
·         Jamur                                       300 gr (dari 700 gr jamur tiram mentah)
·         Santan                                     300 ml
·         Laos                                        10 gr
·         Garam                                     4 gr
·         Gula merah                              40 gr
·         Bawang merah                        50  gr
·         Bawang putih                          20 gr
·         Tumbar                                    1 gr
·         Asam                                       3 gr
·         Daun salam                             2 gr
·         Cabe bubuk                             15 gr

Cara Membuat :
Jamur tiram dicuci dan diberihkan bagian kotornya. Kukus selama 10 menit, angkat dan dinginkan. Peras jamur sampai agak mengering (700 gr jamur mentah setelah dikukus dan peras menjadi 300 gr).  Potong jamur bagian daun sendiri dan batang dikumpulkan tersendiri. Potong potong kecil kedua bagian jamur tersebut. Bagian batang setelah dipotong memanjang mirip serat daging harus dipipihkan dengan menggunakan pemipih (bisa uleg uleg) sehingga batang jamur benar benar tipis dan tidak tebal. Batang yang tebal membuat abon tidak kering sehingga liat dan lembab.
Haluskan bumbu laos, bawang merah, bawang putih, gula merah, tumbar dan asam. Tumis sampai harum, masukkan daun salam dan jamur. Aduk dan tambahkan santan. Aduk sampai tercampur rata, kecilkan api. Aduk terus sehingga tidak gosong sampai adonan mengering. Dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk membuat adonan menjadi kering. Sesuaikan dengan panas api sehingga tidak kebesaran. Api yang besar membuat adonan mudah gelap.
Ketika abon sudah mengering segera angkat, dingin dan tiriskan. Jika belum memiliki mesin peniris untuk menghilangkan minyak, abon harus diperas sampai minyak hilang bisa menggunakan kain atau tissue. Campurkan dengan cabe bubuk sehingga abon terasa manis dan pedas. Abon boleh dikemas setelah minyak hilang dan dingin. Kandungan minyak dalam abon membuat abon jadi mudah tengik dan berjamur, sehingga tidak tahan lama.
anda bisa berkreasi dengan menambahkan aneka rasa karena abon dari bahan jamur cenderung bersifat netral: Bisa ditambahkan bubuk kaldu ayam menjadi abon jamur ayam, biji wijen, bawang putih goreng atau bawang merah goreng atau aneka bumbu tabur lainnya.
Rendeman jamur setelah masak dan peras 42% dari jamur segar = harga 1 kg jamur mentah : 42% = harga per kg setelah diperas.

3.      Proses pengepakan abon jamur tiram
Agar Abon yang dijual tetap awet pengemasan menjadi sangat penting sekali. Jika tidak dikemas dengan baik dan benar, kemungkinan abon tercemar bahan berbahaya serta cepat rusak sehingga memperpendak umur simpan menjadi ancaman tersendiri. Agar awet abon harus dikemas dengan menggunakan alternative misal :
·         Menggunakan plastik PET yang tebal, bisa berupa lembaran plastik yang banyak dijual di beberapa toko plastik besar (misal di Surabaya) dengan ketebalan tertentu. Bisa berupa toples atau kantong lembaran biasa. Gunakan yang memiliki ketebalan diatas 0.6 mm misalnya sehingga tidak mudah tertenmbus oleh udara.
·         Menggunakan plastik PE, lebih elastic dan rapat, jika untuk bungkus dalam tidak perlu menggunakan yang jenis tebal.
·         Menggunakan plastik vacuum (nilon) yang relative lebih elastis. Jika digunakan dengan mesin vacuum hasil kemasan lebih bagus dan tahan lama karena tidak ada kandungan udara di dalamnya.
·         Menggunakan composite can dari bahan karton dan aluminium foil yang digabungkan. Kemasan ini lebih mahal dibanding yang lainnya.
·         Aluminium foil juga sangat cocok untuk mengemas abon karena lebih tahan terhadap perubahan suhu di luar.

4.      Kelebihan dan kekurangan dalam berbisnis jamur tiram
Kekurangan           :
1.      Memiliki keidentikan diserang hama lalat khusus jamur atau biasa disebut sciarid Bradysia ocellaris Comstock (lalat jamur) yang hanya tertarik menyerang tanaman jamur,
2.      Daya tahan untuk penyimpanan pasca panen dipastikan tidak dapat bertahan lama maksimal 2 hari, terkecuali disimpan dilemari pendingin bisa bertahan 4 s/d 5 hari,
3.      Kendala sulitnya pengiriman jarak jauh dikarenakan texture tudung jamur tiram mudah sekali hancur, sehingga butuh metode khusus jika menghendaki pengirimn yang berjarak jauh tidak seperti tanaman lain pada umumnya.
4.      Masalah pengelolaan administrasi keuangan dalam usaha jamur tiram kerap menjadi kendala bagi petani pemula
Kelebihan :
1.      Jamur tiram sangat mudah di budidayakan, karena proses perlakuan dalam budidaya jamur tiram sangat berbeda dengan cara perlakuan pada budidaya tanaman lainya,
2.      Tidak memerlukan tempat atau lahan pertanian yang luas, jadi budidaya jamur bisa dilakukan di lahan yang sempit sekalipun,
3.      Tidak memerlukan alat-alat bertani pada umumnya yaitu, cangkul,garfu tanah dan lainnya.
4.      Sangat toleran terhadap perubahan cuaca dan musim,
5.      Budidaya jamur lebih produktif dibanding tanaman pertanian lainnya, tidak mengenal waktu dan musim untuk dapat tumbuh dan dipanen
6.      Jamur tiram juga dapat hidup dan tumbuh di berbagai media tanam, jadi banyak alternatif bahan media yang dapat dipilih dan salahsatu andalan sebagai bahan baku media tanam jamur tiram adalah serbuk gergaji dan dedak yang sangat melimpah dinegara kita tercinta ini.



BAB 3
KESIMPULAN

            Kesimpulan yang dapat diambil dari uraian di atas adalah kita dapat memanfaatkan kekayaan alam yang ada di indonesia dengan sebaik baiknya. Dengan tidak hanya mencari lowongan kerja lebih baik kita membuat lapangan kerja bagi orang lain dengan contohnya membuka peluang usaha dari bidang agrobisnis seperti contohnya budidaya jamur tiram. Dengan kelebihan-kelebihan budidaya jamur tiram diatas terutama dalam hal perlakuan budidaya, maka dapat disimpulkan bahwa budidaya jamur tiram sangat tidak menyita waktu sehingga budidaya jamur tiram dapat dijalankan sebagai usaha sampingan bagi mereka yang memiliki. rutinitas kesibukan, dengan demikian maka usaha budidaya jamur dapat dijadikan salahsatu pilihan bagi mereka yang ingin menjalankan usaha sampingan baik karyawan, mahasiswa dan lainnya yang memiliki rutinitas kesibukan.
            Selain mudah untuk dibudiayakan juga dapat menjadi bisnis yang sangat menguntungkan dan berpotensi bagi kedepnnya asalkan kita punya niat dan kemauan yang tinggi dan tidak takut akan kegagalan semua akan dapat berjalan dengan baik kedepannya.


REFERENSI  :
https://id.wikipedia.org/wiki/Agribisnis
http://nyeduhkopi.blogspot.co.id/2016/02/peluang-usaha-pertanian-modal-kecil-menguntungkan.html
http://www.yuyunanwar.com/2012/06/bisnis-abon-jamur-dalam-kemasan-olahan.html

Minggu, 01 Oktober 2017

pengantar bisnis soft skill dan hard skill

 nama  : Laily Rona Afiifa
npm    : 26217912
kelas   : 1eb09
Universitas Gunadarma


A.  Latar belakang
Pada zaman sekarang untuk mewujudkan pribadi yang mampu bekerja dengan baik, tidak hanya kemampuan akademis yang ditingkatkan. Pengembangan soft skills adalah kunci agar seseorang dapat bekerja sama, berperilaku yang tidak menyalahi aturan, tidak gemar menyakiti orang lain, dan mampu mengontrol diri agar tidak berbuat jahat.
Pada dasarnya untuk memenuhi kebutuhan tenaga ekrja yang profesional maka diperlukan pendidikan hard skill yang baik. Kemampuan yang bersifat kejuruan dan khusus untuk menguasai bidang tertentu akan melengkapi kinerja suatu instansi. Oleh karena itu, pendidikan kejuruan dan perguruan tinggi membekali kemampuan kognisi yang cukup untuk menguasai bidang/jurusan yang diambil agar ketika lulus dapat menemukan pekerjaan dengan mudah. Hal ini sesuai dengan program pemerintah untuk mengurangi banyaknya pengangguran di Indonesia. Oleh karena itu, benar bahwa pengembangan hard skill sangat diperlukan untuk generasi bangsa.Pendidikan yang menekankan hard skill adalah kunci untuk mencetak manusia-manusia cerdas. Akan tetapi ada satu sisi yaitu sisi kemanusiaan yang menyebabkan manusia tidak akan bisa menjadi baik apabila soft skill-nya tidak dikembangkan dan diterapkan dengan baik. Oleh karena itu, pendidikan dasar dari sekolah dasar, menengah dan perguruan tinggi harus memperhatikan aspek keperibadian dan soft skill agar lulusan yang dihasilkan tidak sekedar cerdas akan tetapi juga menjadi manusia yang baik.




B.  Rumusan masalah
1.    Jelaskan mengenai soft skill dan hard skill ?
2.    Pentingkah kita belajar soft skill ?
3.    Jelaskan definisi bisnis dan fungsi bisnis ?
4.    Di era ini bisnis yang seperti apa yang bisa bersaing dan berkembang di pasar ?


C.  ISI

        I.             Soft skill dan hard skill
Hard skills merupakan penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan teknis yang berhubungan dengan bidang ilmunya. Sementara itu, soft skills adalah keterampilan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain (interpersonal skills) dan keterampilan dalam mengatur dirinya sendiri (intrapersonal skills) yang mampu mengembangkan unjuk kerja secara maksimal.
Menurut Ramdhani (2008) Soft skill sering juga disebut keterampilan lunak adalah keterampilan yang digunakan dalam berhubungan dan bekerjasama dengan orang lain.
Kunci yang membedakan antara hard skill dengan soft skill adalah seseorang bisa memiliki hard skill yang baik yaitu seseorang yang harus pintar atau ber IQ tinggi. Kinerja otak kirinya harus baik karena disanalah tempat berlangsungnya semua proses berpikir logis.
Sementara itu, untuk memiliki soft skill yang baik, justru tingkat EQ seseorang menjadi penentunya. Contohnya jika seseorang memiliki jiwa kepemimpinan tinggi, maka dengan mudah dapat menjalin komunikasi santai bersama bawahan.

Contoh 1: Kemampuan Bahasa Asing

Menguasai bahasa asing akan baik terutama jika CV ditulis dalam Bahasa Inggris. Selain Bahasa Inggris, jika seorang pelamar mampu berbahasa asing maka tentu lebih diprioritaskan.

     II.            Pentingkah kita belajar soft skill ?
Dunia kerja percaya bahwa sumber daya manusia yang unggul adalah mereka yang tidak hanya memiliki kemahiran hard skill saja tetapi juga piawai dalam aspek soft skillnya. kesuksesan seseorang tidak ditentukan semata-mata oleh pengetahuan dan kemampuan teknis (hard skill) saja, tetapi lebih oleh kemampuan mengelola diri dan orang lain (soft skill).

 III.            Pengertian Bisnis dan fungsinya
Bisnis merupakan suatu kegiatan yang dikerjakan individu atau sekelompok orang (organisasi) yang menciptakan nilai (create value) melalui sebuah penciptaan barang dan jasa untuk memenuhi suatu kebutuhan masyarakat dan untuk mendapatkan keuntungan melalui transaksi.
Fungsi utama bisnis yaitu untuk menciptakan nilai suatu produk atau jasa dengan cara yakni :
1.     Untuk mengubah bentuk bisnis(form utility), yang tidak lain dari fungsi produksi
2.     Untuk memindahkan bentuk (place utility), atau fungsi dari distribusi
3.     Bisnis bisa mengubah pemilikan (possessive utility), yakni fungsi penjualan
4.     Bisnis mempunyai fungsi untuk menunda waktu kegunaan. (time utility), atau fungsi pemasaran

  IV.            Di era ini bisnis yang seperti apa yang bisa bersaing dan berkembang di pasar
Di era seperti ini banyak sekali peluang yang  dapat kita bisa di jadikan bisnis asalkan ada kemauan dan niat. seperti Bisnis berbasis internet bisnis ini juga menjadi usaha yang banyak dilirik oleh kalangan pengusaha di era teknologi informasi saat ini. Banyak sekali bisnis online yang mulai tumbuh di Indonesia, meskipun kita masih saja kalah jauh dengan negara lain seperti India misalnya.
Cakupan bisnis online juga sangat banyak mulai dari bisnis jasa hingga produk. Sektor usaha jasa yang banyak dilirik adalah jasa yang berhubungan dengan dunia internet itu sendiri seperti konsultasi online, jasa penulisan hingga urusan legalitas. Selain sektor usaha jasa kita juga dapat berjualan melalui media online karena sangat mempermudah kita dalam menjangkau pembeli dari mana saja baik itu di dalam negeri  atau bahkan sampai  keluar negeri.
Meskipun demikian bisnis online juga bisa diperuntukkan untuk transaksi dalam bentuk produk fisik atau barang. Dengan adanya fasilitas online seperti website, blog dan media sosial bisa menjadi sarana yang sangat menjanjikan untuk menopang produksi maupun kegiatan e-commerce tersebut.



D.   Kesimpulan
Jadi yang dapat kita simpulkan berdasarkan teks di atas adalah selain hard skill kita juga diharuskan mempunyai soft skill yang baik karena itu bisa menunjang kita dalam pekerjaan karena banyak sekali perusahaan yang mencari pegawai tidak melihat dari segi hard skillnya saja namun dari segi soft skill juga seperti contohnya bisa berbahasa asing, memiliki sifat kepemimpinan, mampu bersosialisasi dan berkomunikasi dengan baik serta mampu bertanggung jawab kepada tugas yang telah diberikan. Selain kita mencari pekerjaan kita juga dapat membuka bisnis sendiri karena dengan kita membuka bisnis sendiri kita dapat mambuka peluang pekerjaan bagi orang lain serta dapat membantu pemerintah dalam mengurai masalah pengagguran. Banyak sekali bisnis yang dapat kita lakukan seperti bisnis makanan, pakaian, kosmetik, dll. Bisnis tersebut akan lebih mudah jika kita menjualnya melalui media online karena dengan kemajuan teknologi kini semua orang lebih sering menggunakan media online karena menurut mereka melalui media online akan jauh lebih praktis dan mudah jadi kita tidak perlu pergi ke mall ataupun ke toko-toko hanya untuk membeli sesuatu yang dibutuhkan
E.    Sumber