Sabtu, 05 Mei 2018

Tugas 5


A.  Penerapan teori-teori perdagangan internasional pada era globalisasi Saat ini

     Definisi Globalisasi adalah suatu proses yang menyeluruh atau mendunia dimana setiap orang tidak terikat oleh negara atau batas-batas wilayah, artinya setiap individu dapat terhubung dan saling bertukar informasi dimanapun dan kapanpun melalui media elektronik maupun cetak. Sementara Perdagangan internasional adalah perdagangan antara dua belah pihak yang berasal dari negara yang berbeda, berdasarkan pada perjanjian yang telah disepakati bersama. Pihak yang melakukan perdagangan ini dapat berupa individu, perusahaan atau pemerintah. Saat ini perdagangan internasional bukan hanya bermanfaat untuk bidang ekonomi saja melainkan bermanfaat untuk bidang lain seperti politik, sosial, dan pertahanan keamanan. Beberapa model atau teori perdagangan internasional yang ada :

1.Teori Merkantilisme (Mirabeau)
2. Teori Keuntungan Mutlak (Adam Smith)
3. Teori Keuntungan Komparatif (David Ricardo)
4. Teori Permintaan Timbal Balik (John Stuart Mill)

    Jadi Pada era globalisasi Saat ini masih sangat diperlukan Teori-teori tersebut dalam melakukan perdagangan internasional antar negara.  Karena dalam teori-teori tersebut kita dapat mempelajari  bagaimana perdagangan internasional  terbentuk.

B. Alasan Mata uang AS (USD) Hingga saat ini masih menjadi standar ukuran pembayaran internasional.

      pada akhir perang dunia ke-2, negara-negara Eropa dan dunia mengalami kehancuran ekonomi. Mereka jatuh miskin bahkan tidak berdaya sekalipun untuk membangun negaranya kembali. Di tengah kondisi seperti itu, Amerika Serikat yang tidak ikut jatuh miskin memutuskan untuk membantu negara-negara tersebut dalam bentuk memberikan hutang atau pinjaman. Pinjaman tersebut dalam bentuk mata uang dolar. Dan sebagai jaminannya, negara-negara yang mau hutang harus menyerahkan emas kepada Amerika Serikat. Dengan begitu otomatis Amerika hampir menguasai emas seluruh dunia. Secara praktis, pasti dong jadilah dolar yang disokong emas dan dolar pula lah yang saat itu dipercaya sebagai mata uang.
      Karena “melayani” seluruh dunia, seiring perkembangan waktu Amerika harus mencetak uang dolar dalam jumlah banyak dan mendistribusikannya menyebar ke mancanegar.a Sehingga tanpa disadari ternyata Amerika sudah mencetak dolar terlalu banyak hingga jumlahnya melebihi cadangan emas yang ada. Pada akhirnya US Dollar dilepas pegging-nya dari nilai emas dan dibiarkan mengambang bebas. Inilah yang di zaman sekarang disebut dengan Fiat Money dimana uang yang dicetak sama sekali tak dijamin apapun.
     Namun perekonomian US makin meningkat, dolar pun ikut menguat. Negara-negara yang dulu meminjam uang pun sudah bisa membangun dan memulihkan negaranya. Bahkan sudah bisa mencetak mata uangnya sendiri-sendiri. Tapi, tetap saja mereka sudah begitu biasa dan percaya kepada dolar. Bahkan cadangan devisa tiap negara pun paling banyak dalam bentuk dolar. Nah saat itulah dolar sudah menjadi mata uang internasional yang dipakai seluruh dunia.

C.  Usulan mata uang uero dalam menggantikan dolar AS (USD)

      Usulan mengubah cadangan devisa negara dari dolar Amerika Serikat ke mata uang euro sangat sulit dilakukan. Selain nilai tukar euro yang belum stabil, faktor lain yang membuat usulan tersebut sukar dilaksanakan adalah belum adanya kesepakatan antara negara-negara pengguna euro soal nilai tukar mata uang tersebut.

D.  Yang akan dilakukan suatu negara jika devisa negara tersebut  Banyak

      Cadangan Devisa merupakan sebuah indikator penting yang menunjukkan kekuatan perekonomian sebuah negara, yaitu sejauh mana negara tersebut mampu membiayai kebutuhan dalam negerinya. Cadangan Devisa (Foreign Exchange Reserves) adalah simpanan mata uang asing oleh bank sentral dan otoritas moneter.
     Simpanan ini dulu digunakan untuk menjaga kestabilan nilai tukar mata uang masing-masing negara. Namun sekarang, umumnya digunakan untuk menjamin kewajibannya pembayaran hutang internasional, seperti pembayaran hutang luar negeri, transaksi pembayaran barang dan jasa luar negeri (ekspor, impor) dan masih banyak lagi.
Yang dilakukan suatu negara Yang memiliki devisa Banyak antara lain sebagai berikut :

1. Proses pembelian barang dan jasa
2. Membayar hutang
3. Membiayai kegiatan perdagangan yang berhubungan dengan negara lain
4. Membiayai kegiatan kenegaraan di luar negeri
5. Membiayai kegiatan kenegaraan di luar negeri
6. Alat ukur perkembangan ekonomi
7. Sebagai penggerak roda ekonomi

Daftar pustaka  :
https://www.kanal.web.id/2016/05/pengertian-dan-teori-perdagangan.html
http://www.kuliah.info/2015/05/apa-itu-globalisasi-ini-pengertian.html
https://www.google.co.id/amp/s/uangindonesia.com/alasan-mengapa-dollar-menjadi-mata-uang-dunia/amp/
https://www.google.co.id/amp/s/m.liputan6.com/amp/52858/usulan-mengganti-dolar-dengan-euro-sulit-dilaksanakan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar