A. Definisi pengangguran
Pengangguran atau tuna karya adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak. Pengangguran umumnya disebabkan karena jumlah angkatan kerja atau para pencari kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang ada yang mampu menyerapnya. Pengangguran seringkali menjadi masalah dalam perekonomian, karena dengan adanya pengangguran, produktivitas dan pendapatan masyarakat akan berkurang sehingga dapat menyebabkan timbulnya kemiskinan dan masalah-masalah sosial lainnya.
B. Ciri-ciri pengangguran
1. Tidak mempunyai pekerjaan
Ciri yang paling jelas dari seorang pengangguran adalah mereka tidak memiliki pekerjaan. Seperti yang dijelaskan diatas bahwa pengertian dari pengangguran sendiri merupakan istilah yang ditujukan pada mereka yang tidak memiliki pekerjaan, Selain itu, pengangguran juga dapat berarti mereka telah memiliki pekerjaan, hanya saja belum mulai bekerja.
2.Tidak Memiliki Penghasilan
Karena pengangguran identik dengan tidak memiliki pekerjaan, maka ciri pengangguran selanjutnya adalah mereka tidak memiliki penghasilan. Karena penghasilan didapatkan dari suatu pekerjaan yang dilakukan, bukan meminta.
3. Melekat dengan Tindakan Kriminal
Seperti yang disebutkan di ciri-ciri sebelumnya, pengangguran juga identik atau melekat dengan adanya tindakan kriminal. Kondisi ini di picu karena tidak adanya kesempatan kerja bagi mereka, atau tidak ada kemauan untuk mencari pekerjaan, sehingga mereka memiliki jalan pintas seperti melakukan tindakan-tindakan kriminal.
4.Tidak dapat Mencukupi Kebutuhannya
Ciri pengangguran yang selanjutnya adalah tidak dapat mencukupi kebutuhannya, hal ini di picu karena tidak adanya pekerjaan serta penghasilan yang didapatkan. Oleh sebab itu, seorang pengangguran biasanya tidak dapat mencukupi kebutuhannya dan cenderung masih bergantung pada orang tua atau orang-orang disekitarnya.
C. Perdagangan internasional
Perdagangan internasional adalah perdagangan yang dilakukan oleh penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain atas dasar kesepakatan bersama. Penduduk yang dimaksud dapat berupa antarperorangan (individu dengan individu), antara individu dengan pemerintah suatu negara atau pemerintah suatu negara dengan pemerintah negara lain.
D. Hambatan yang sering muncul dalam perdagangan internasional
1. Perbedaan Mata Uang Antarnegara
2. Kualitas Sumber Daya yang Rendah
3. Pembayaran Antarnegara Sulit dan. Risikonya Besar
4. Adanya Kebijaksanaan Impor dari. Suatu Negara
5. Terjadinya Perang
6. Adanya Organisasi – Organisasi. Ekonomi Regional
E. Perbedaan antara neraca perdagangan. surplus dengan neraca perdagangan. internasional yang defisit
1. Neraca Perdagangan Defisit
Neraca pembayaran defisit adalah neraca pembayaran yang menunjukkan jumlah transaksi pembayaran luar negeri (disebut transaksi debet) lebih besar dibandingkan transaksi penerimaan dari luar negeri (disebut transaksi kredit).
2. Neraca Perdagangan Surplus
Neraca pembayaran dan perdagangan surplus adalah neraca pembayaran yang menunjukkan transaksi debet lebih kecil dibandingkan transaksi kredit.
Daftar pustaka :
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Pengangguran
https://www.google.co.id/amp/s/materiips.com/ciri-ciri-pengangguran/amp
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Perdagangan_internasional
Sabtu, 14 April 2018
Jumat, 06 April 2018
Tugas 3
A. Pertumbuhan ekonomi
Pertumbuhan ekonomi adalah suatu proses dimana meningkatnya
pendapatan tanpa mengaitkannya dengan tingkat pertumbuhan penduduk, tingkat
pertumbuhan penduduk umumnya sering dikaitkan dengan pembangunan ekonomi.
Atau definisi pertumbuhan ekonomi yang lainnya adalah bertambahnya pendapatan
nasional dalam periode tertentu misalnya dalam satu tahun terakhir, pertumbuhan
ekonomi menunjukan peningkatan dari kapasitas produksi maupun jasa dalam kurun waktu
tertentu.
B. Pendapatan
nasional
Pendapatan nasional adalah jumlah nilai barang dan jasa akhir yang
dihasilkan oleh suatu
perekonomian dalam periode tertentu yang dihitung berdasarkan nilai pasar.
Setiap negara memiliki suatu sistem perhitungan pendapatan nasional. Faktor yang mempengaruhi Pendapatan nasional :
- kualitas sumber daya manusia
- Keadaan sumber daya alam
- Ketersediaan modal
- Stabilisasi dan Kebijakan Yang Mantap
- Kesejahteraan masyarakat
C. Pertumbuhan
ekonomi dalam menjamin kemakmuran dan kesejahteraan suatu negara
Pendapatan perkapita dan pendapatan nasional (faktor yang memacu
pertumbuhan ekonomi) merupakan indikator terpenting dalam mengukur tingkat
kesejahteraan rakyat suatu negara. Sebuah negara dikatakan makmur jika
rakyatnya memiliki pendapatan perkapita yang tinggi. Namun demikian, tingginya
pendapatan perkapita bukan penentu kemakmuran suatu negara.
Kemakmuran antar negara berbeda satu dengan lainnya, ukuran kemakmuran dinegara maju berbeda
dengan negara berkembang. Selain itu faktor yg mempengaruhi kemakmuran suatu
negara juga berbeda beda, Kemakmuran bisa juga tercipta dari sumber daya alam
dan energi yang melimpah. Kemakmuran itu bisa tercipta dengan mengolah dan
memanfaatkan sumber daya alam yang dimiliki. Memiliki kekayaan alam yang tak
ternilai baik dari kesuburan tanah, pariwisata, barang tambang, kelautan, flora
& fauna sudah seharusnya digunakan untuk meningkatkan kemakmuran penduduk
karena kekayaan tersebut milik masyarakat di dalamnya.
kemakmuran suatu Negara dapat dilihat dari
pertumbuhan ekonomi yang tinggi yang diterima negara , akan tetapi pertumbuhan
ekonomi yang tinggi belum menentukan kemakmuran suatu negara tanpa melihat
kondisi ekonomi masyarakat atau penduduk negara tersebut. Karena suatu negara dapat dikatakan makmur apabila dapat mengatasi masalah ekonomi negara dan
masyarakatnya yang berhubungan dengan pendapatan nasional, kemiskinan, serta
penggangguran.
Pernyataan diatas jelas menjamin kesejahteraan rakyat. Karna
pendapatan nasional merupakan pendapatan dari suatu negara selama setahun,
sedangkan pendapatan per kapita merupakan pendapatan dari penduduk suatu
negara. Pendapatan nasional dan pendapatan per kapita memiliki hubungan yang
searah dengan tingkat kemakmuran dan kesejahteraan suatu negara. Artinya,
semakin tinggi pendapatan nasional dan pendapatan per kapita suatu negara, maka
tingkat kemakmuran dan kesejahteraan negara tersebut akan semakin tinggi pula.
Begitu pula dengan sebaliknya. Tetapi pendapatan nasional yang tinggi tidak
dapat menjamin pendapatan per kapita akan tinggi juga. Untuk menaikkan pendapatan per kapita,
sebuah negara harus menaikkan pendapatan nasional dan memperkecil laju
pertumbuhan penduduk.
REFERENSI :
http://www.pengertianku.net/2015/04/pengertian-pertumbuhan-ekonomi-dan-faktornya.html
https://wardayadi.wordpress.com/materi-ajar/kelas-x/pendapatan-nasional-2/
http://pengayaan.com/5-faktor-yang-mempengaruhi-pendapatan-nasional/
Langganan:
Komentar (Atom)