Sabtu, 14 April 2018

Tugas 4

A.  Definisi pengangguran
      Pengangguran atau tuna karya adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak. Pengangguran umumnya disebabkan karena jumlah angkatan kerja atau para pencari kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang ada yang mampu menyerapnya. Pengangguran seringkali menjadi masalah dalam perekonomian, karena dengan adanya pengangguran, produktivitas dan pendapatan masyarakat akan berkurang sehingga dapat menyebabkan timbulnya kemiskinan dan masalah-masalah sosial lainnya.

B. Ciri-ciri pengangguran

1. Tidak mempunyai pekerjaan
Ciri yang paling jelas dari seorang pengangguran adalah mereka tidak memiliki pekerjaan. Seperti yang dijelaskan diatas bahwa pengertian dari pengangguran sendiri  merupakan istilah yang ditujukan pada mereka yang tidak memiliki pekerjaan, Selain itu, pengangguran juga dapat berarti mereka telah memiliki pekerjaan, hanya saja belum mulai bekerja.

2.Tidak Memiliki Penghasilan
Karena pengangguran identik dengan tidak memiliki pekerjaan, maka ciri pengangguran selanjutnya adalah mereka tidak memiliki penghasilan. Karena penghasilan didapatkan dari suatu pekerjaan yang dilakukan, bukan meminta.

3. Melekat dengan Tindakan Kriminal
Seperti yang disebutkan di ciri-ciri sebelumnya, pengangguran juga identik atau melekat dengan adanya tindakan kriminal. Kondisi ini di picu karena tidak adanya kesempatan kerja bagi mereka, atau tidak ada kemauan untuk mencari pekerjaan, sehingga mereka memiliki jalan pintas seperti melakukan tindakan-tindakan kriminal.

4.Tidak dapat Mencukupi Kebutuhannya
Ciri pengangguran yang selanjutnya adalah tidak dapat mencukupi kebutuhannya, hal ini di picu karena tidak adanya pekerjaan serta penghasilan yang didapatkan. Oleh sebab itu, seorang pengangguran biasanya tidak dapat mencukupi kebutuhannya dan cenderung masih bergantung pada orang tua atau orang-orang disekitarnya.

C. Perdagangan internasional
     Perdagangan internasional adalah perdagangan yang dilakukan oleh penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain atas dasar kesepakatan bersama. Penduduk yang dimaksud dapat berupa antarperorangan (individu dengan individu), antara individu dengan pemerintah suatu negara atau pemerintah suatu negara dengan pemerintah negara lain.

D. Hambatan yang sering muncul dalam perdagangan internasional
     1. Perbedaan Mata Uang Antarnegara
     2. Kualitas Sumber Daya yang Rendah
     3. Pembayaran Antarnegara Sulit dan.               Risikonya Besar
     4. Adanya Kebijaksanaan Impor dari.                 Suatu Negara
     5. Terjadinya Perang
     6. Adanya Organisasi – Organisasi.                       Ekonomi Regional

E.  Perbedaan antara neraca perdagangan.          surplus dengan neraca perdagangan.            internasional yang defisit

1. Neraca Perdagangan Defisit
Neraca pembayaran defisit adalah neraca pembayaran yang menunjukkan jumlah transaksi pembayaran luar negeri (disebut transaksi debet) lebih besar dibandingkan transaksi penerimaan dari luar negeri (disebut transaksi kredit).

2.  Neraca Perdagangan Surplus
Neraca pembayaran dan perdagangan surplus adalah neraca pembayaran yang menunjukkan transaksi debet lebih kecil dibandingkan transaksi kredit.

Daftar pustaka :
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Pengangguran
https://www.google.co.id/amp/s/materiips.com/ciri-ciri-pengangguran/amp
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Perdagangan_internasional

Jumat, 06 April 2018

Tugas 3


A.  Pertumbuhan ekonomi
Pertumbuhan ekonomi adalah suatu proses dimana meningkatnya pendapatan tanpa mengaitkannya dengan tingkat pertumbuhan penduduk, tingkat pertumbuhan penduduk umumnya sering dikaitkan dengan pembangunan ekonomi.
Atau definisi pertumbuhan ekonomi  yang lainnya adalah bertambahnya pendapatan nasional dalam periode tertentu misalnya dalam satu tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi menunjukan peningkatan dari kapasitas produksi maupun jasa dalam kurun waktu tertentu.

B. Pendapatan nasional
Pendapatan nasional adalah jumlah nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh  suatu perekonomian dalam periode tertentu yang dihitung berdasarkan nilai pasar. Setiap negara memiliki suatu sistem perhitungan pendapatan nasional.  Faktor yang mempengaruhi Pendapatan nasional :
  1. kualitas sumber daya manusia
  2. Keadaan sumber daya alam
  3. Ketersediaan modal
  4. Stabilisasi dan Kebijakan Yang Mantap
  5. Kesejahteraan masyarakat

C. Pertumbuhan ekonomi dalam menjamin kemakmuran dan kesejahteraan suatu negara
Pendapatan perkapita dan pendapatan nasional (faktor yang memacu pertumbuhan ekonomi) merupakan indikator terpenting dalam mengukur tingkat kesejahteraan rakyat suatu negara. Sebuah negara dikatakan makmur jika rakyatnya memiliki pendapatan perkapita yang tinggi. Namun demikian, tingginya pendapatan perkapita bukan penentu kemakmuran suatu negara.
Kemakmuran antar negara berbeda satu dengan lainnya,  ukuran kemakmuran dinegara maju berbeda dengan negara berkembang. Selain itu faktor yg mempengaruhi kemakmuran suatu negara juga berbeda beda, Kemakmuran bisa juga tercipta dari sumber daya alam dan energi yang melimpah. Kemakmuran itu bisa tercipta dengan mengolah dan memanfaatkan sumber daya alam yang dimiliki. Memiliki kekayaan alam yang tak ternilai baik dari kesuburan tanah, pariwisata, barang tambang, kelautan, flora & fauna sudah seharusnya digunakan untuk meningkatkan kemakmuran penduduk karena kekayaan tersebut milik masyarakat di dalamnya.
kemakmuran suatu Negara dapat dilihat dari pertumbuhan ekonomi yang tinggi yang diterima negara , akan tetapi pertumbuhan ekonomi yang tinggi belum menentukan kemakmuran suatu negara tanpa melihat kondisi ekonomi masyarakat atau penduduk negara tersebut.  Karena suatu negara dapat dikatakan makmur apabila dapat mengatasi masalah ekonomi negara dan masyarakatnya yang berhubungan dengan pendapatan nasional, kemiskinan, serta penggangguran.
Pernyataan diatas jelas menjamin kesejahteraan rakyat. Karna pendapatan nasional merupakan pendapatan dari suatu negara selama setahun, sedangkan pendapatan per kapita merupakan pendapatan dari penduduk suatu negara. Pendapatan nasional dan pendapatan per kapita memiliki hubungan yang searah dengan tingkat kemakmuran dan kesejahteraan suatu negara. Artinya, semakin tinggi pendapatan nasional dan pendapatan per kapita suatu negara, maka tingkat kemakmuran dan kesejahteraan negara tersebut akan semakin tinggi pula. Begitu pula dengan sebaliknya. Tetapi pendapatan nasional yang tinggi tidak dapat menjamin pendapatan per kapita akan tinggi  juga. Untuk menaikkan pendapatan per kapita, sebuah negara harus menaikkan pendapatan nasional dan memperkecil laju pertumbuhan penduduk.


REFERENSI    :
http://www.pengertianku.net/2015/04/pengertian-pertumbuhan-ekonomi-dan-faktornya.html
https://wardayadi.wordpress.com/materi-ajar/kelas-x/pendapatan-nasional-2/
http://pengayaan.com/5-faktor-yang-mempengaruhi-pendapatan-nasional/