Selasa, 21 November 2017

perusahaan

Nama    : laily rona afiifa
NPM    : 26217912
Kelas    : 1eb09
Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi



Pengertian Perusahaan 
     Perusahaan adalah organisasi yang didirikan oleh seseorang atau sekelompok orang atau badan lain yang kegiatannya melakukan produksi dan distribusi guna memenuhi kebutuhan ekonomis manusia. Kegiatan produksi dan distribusi dilakukan dengan menggabungkan berbagai faktor produksi, yaitu manusia, alam dan modal. Kegiatan produksi dan distribusi umumnya dilakukan untuk memperoleh laba. Namun ada juga kegiatan produksi yang tujuannya bukan untuk mencari laba. Seperti yayasan sosial, keagamaan, dll. Hasil suatu produksi dapat berupa barang dan jasa.

Tempat Dan Letak Perusahaan
Letak perusahaan adalah tempat dimana perusahaan melakukan kegiatannya sehari-hari. Sedangkan istilah Tempat Kedudukan Perusahaan dapat diartikan sebagai tempat kantor pusat. Kedua hal ini perlu mendapat perhatian  bagi perusahaan, sebab salah memilih suatu lokasi perusahaan, akan mengakibatkan suatu kerugian bagi perusahaan. Saperti misalnya harus mengadakan penempatan kembali letak perusahaan (Re-Location) dan kesulitan apabila akan mengadakan ekspansi (perluasan perusahaan) terlebih lagi kalau  perusahaan itu bergerak di bidang bahan baku seperti gula,tapi letak  perusahaannya jauh sekali dari bahan-bahan yang di perlukan untuk membuat gula
Selain itu tempat dan letak perusahaan sangat berpengaruh terhadap kelansungan dan kelancaran perusahaan tersebut. Biasanya banyak perusahaan yang membangun perusahaanya di tempat yang strategis seperti diperkotaan ataupun di tempat yang dekat dengan sumber daya alamnya agar transaksi atau pemasaran perusahaan tersebut mudah dan lancar.
Beberapa alasan mengapa suatu perusahaan harus didirikan di lokasi yang strategis, diantaranya :
1.     menyangkut dengan investasi jangka panjang dengan jumlah modal yang  besar, serta tingkat ketidak pastian yang tinggi.
2.     menyangkut penentuan kendala-kendala operasionalisasi yang bersifat agak  permanen seperti  peraturan-peraturan pemerintah baik pusat maupun daerah, tenaga kerja, masyarakat, dsb.
3.     menyangkut konsekuensi posisi yang kompetitif atau kelangsungan hidup  perusahaan, yaitu dalam hal penentuan biaya produksi yang minimum dan  pendistribusian produk ke pasar yang dikehendaki.                                                                                           
Tujuan pemilihan lokasi perusahaan yang strategis adalah bergantung pada jenis  perusahaannya. apabila perusahaan itu bergerak pada bidang Manufaktur (pabrikan), maka akan lebih memfokuskan pada minimasi biaya, sedangkan bagi perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa atau non-manufaktur, seperti : toko  pengecer atau perusahaan jasa profesional, akan memfokuskan pada maksimasi  pendapatan, sedangkan perusahaan yang bergerak pada pergudangan akan lebih memfokuskan pada minimasi biaya.

Perusahaan dan lembaga sosial
Lembaga sosial atau dikenal juga sebagai lembaga kemasyarakatan salah satu jenis lembaga yang mengatur rangkaian tata cara dan prosedur dalam melakukan hubungan antar manusia saat mereka menjalani kehidupan bermasyarakat dengan tujuan mendapatkan keteraturan hidup.
Fungsi lembaga sosial adalah untuk memberikan pedoman kepada anggota masyarakat tentang sikap dalam menghadapi masalah di masyarakat, terutama yang menyangkut kebutuhan pokok, menjaga keutuhan dari masyarakat, sebagai paduan masyarakat dalam mengawasi tingkah laku anggotanya.
Pengertian istilah lembaga sosial dalam bahasaInggris adalah social institution, namun social institution juga diterjemahkan sebagai pranata sosial. Hal ini dikarenakan social institution merujuk pada perlakuan mengatur perilaku para anggota masyarakat. Ada pendapat lain mengemukakan bahwa pranata sosial merupakan sistem tata kelakukan dan hubungan yang berpusat pada aktivitas-aktivitas untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan khusus dalam kehidupan masyarakat. Sedangkan menurut Koentjaraningrat Lembaga sosial merupakan satuan norma khusus yang menata serangkaian tindakan yang berpola untuk keperluan khusus manusia dalam kehidupan bermasyarakat.
     Dalam pendekatan ekonomi, pemisalan terpenting dalam menganalisis kegiatan perusahaan adalah perusahaan akan melakukan kegiatan produksinya hingga mencapai tingkat keuntungan maksimum. Meskipun demikian memperoleh laba bukanlah satu-satunya tujuan perusahaan. Masih ada tujuan lain seperti memberikan kesempatan kerja untuk mengurangi pengangguran, prestise, pertimbangan politik, upaya pengabdian kepada masyarakat dan sebagainya.
      Dengan demikian, yang membedakan perusahaan dengan lembaga sosial terletak pada penekanan/prioritas perusahaan terhadap laba, kelangsungan hidup, dan tanggung jawab sosial. Lembaga sosial lebih menekankan prioritasnya pada tanggung jawab sosial. Sebaliknya, perusahaan berorientasi pada perolehan keuntungan, umumnya akan memfokuskan kegiatannya untuk meningkatkan nilai perusahaan.


Definisi peusahaan star-up
Pengertian startup (start-up) dalam bisnis masih menimbulkan perdebatan dalam dunia bisnis. Menurut kamus online cambridge.org, startup (start-up) adalah Bisnis kecil yang baru dimulai. Sedangkan menurut business dictionary adalah tahap awal suatu perusahaan dimana pengusaha bergerak mulai dari tahap ide usaha, pembiayaan, meletakkan dasar struktur usaha kemudian memulai usaha.
Namun belakangan sebagian orang mengartikan startup (start-up) adalah perusahaan yang baru dimulai dengan memanfaatkan teknologi, khususnya teknologi internet. Belum selesai dengan apa itu startup? muncul perdebatan lagi tentang berapa lama perusahaan berdiri, berapa jumlah aset atau keuntungan perusahaan, berapa jumlah karyawan dan sebagainya yang termasuk kriteria bisnis startup.
Istilah startup mulai populer pada waktu terjadinya gelembung dot-com (dot-com buble) dimana pada waktu itu (1998-2000) banyak perusahaan memanfaatkan internet dengan membuat website perusahaan guna memperluas usahanya. Kehadiran internet yang mulai berkembang dan mulai dikenal masyarakat dimanfaatkan untuk membuka bisnis berbasis internet. Bisnis-bisnis baru yang memanfaatkan teknologi internet ini kemudian dikenal dengan istilah startup.
Bisnis berbasis internet pun semakin berkembang namun tidak semuanya sukses. Banyak bisnis yang gagal dalam tempo yang singkat. Master investasi Warren Buffett mengatakan bahwa banyak investor telah terhipnotis oleh kenaikan drastis saham bisnis berbasis teknologi internet dan berkomentar keras terhadap dot.com (website bisnis berbasis internet) yang menerbitkan saham lalu menutup toko online-nya beberapa bulan kemudian. Contoh yang paling sukses memulai bisnis startup ini adalah Google dan Yahoo.


Analisis tentang banyaknya perusahaan star-up di indonesia
          menurut saya dengan semakin banyaknya perusahaan star-up diindonesia itu sangat menguntungkan karena dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat dan membantu pemerintah untuk mengatasi masalah pengagguran walaupun banyak diantaranya yang gagal tapi tidak sedikit juga yang berhasil membangun perusahaannya dari yang awalnya hanya perusahaan kecil-kecilan namun dapat bertumbuh kembang menjadi perusahaan yang besar.
          Dengan kemajuan teknologi pada masa kini, banyak masyarakat yang memanfaatkan kemajuan teknologi dengan menggunakan media internet untuk memulai usaha mereka. Startup di Indonesia digolongkan dalam tiga kelompok yaitu Startup pencipta game, Startup aplikasi edukasi serta Startup perdagangan seperti e-commerce dan informasi. Menurutnya Startup game dan aplikasi edukasi punya pasar yang potensial dan terbuka di Indonesia. Hal ini dikarenakan proses pembuatan game dan aplikasi edukasi relatif mudah.
Di Indonesia sekarang ini telah banyak berdiri komunitas founder-founder Startup. Seperti Bandung Digital Valley (bandungdigitalvalley.com), Jogja Digital Valley (jogjadigitalvalley.com), Ikitas (www.ikitas.com) Inkubator Bisnis di Semarang, Stasion (stasion.org) wadah bagi Startup lokal kota Malang, dan masih banyak lagi yang lainnya. Dengan adanya komunitas ini tentunya akan memudahkan para founder untuk saling sharing, membimbing bahkan untuk menjaring investor. Para founder dapat pula mengikuti kompetisi yang diadakan oleh beberapa perusahaan seperti Telkom untuk menjadi investor mereka.
Hal yang paling utama untuk mendirikan Startup adalah tim yang solid, karena dengan adanya tim yang solid bisa memunculkan ide-ide baru yang kreatif dan inovatif. Dengan ide dan eksekusi yang tepat, tentunya para founder tidak akan kesulitan menarik minat masyarakat maupun mencari investor.